Vihara Tri Ratna: Penjaga Jejak Sentiong yang Terhapus dari Ingatan

Di tengah padatnya kawasan Lautze, Vihara Tri Ratna berdiri sebagai lebih dari sekadar rumah ibadah tua. Ia menyimpan sebuah prasasti memorial pemakaman dan menjaga ingatan tentang sentiong besar yang pernah membentang di kawasan ini. Ketika makam-makam telah hilang ditelan pembangunan kota, vihara dan prasastinya tetap menjadi penjaga ingatan kolektif bahwa Jakarta pernah memiliki lanskap pemakaman Tionghoa yang kini nyaris terlupakan.

Masjid Lautze: Ketika Sebuah Ruko Menjadi Jembatan Antara Islam dan Identitas Tionghoa

Masjid Lautze tak sekedar menjadi tempat ibadah dan konversi keyakinan. Ia juga menjadi penanda bagaimana dua budaya bertaut, membentuk satu budaya baru yang ikut memperkaya keragaman budaya Jakarta sebagai melting pot, tempat bertemunya berbagai macam orang dari berbagai macam latar budaya

Eks Kamp Cideng yang Terlupakan: Pelajaran tentang Rapuhnya Takdir Manusia

Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, kawasan Cideng menyimpan jejak sejarah yang nyaris terlupakan. Berbekal peta lama dan langkah kaki, tulisan ini mengajakmu menelusuri bekas Kamp Interniran Cideng, tempat rumah-rumah elit kolonial berubah menjadi ruang penahanan perempuan dan anak-anak, sekaligus ruang belajar tentang rapuhnya takdir manusia di hadapan sejarah.

Gudang Timur, Tembok Terakhir Jejak Cikal Bakal Batavia

“Everything which actually is, every being comes and goes at the right time and remains for a time during the time allotted to it. Every thing has its time.”— Martin Heidegger Quote ini membayangi pikiran saya saat memandangi batu bata yang tersusun rapi membentuk sebuah tembok tinggi. Saya sengaja memotret truk yang parkir untuk bahan … Read moreGudang Timur, Tembok Terakhir Jejak Cikal Bakal Batavia

Cerita dari Kramat Kwitang

Dua tahun lalu, saya sudah pernah mengunjungi sebagian dari Kwitang, tepatnya Masjid Al Riyadh, a.k.a Masjid Kwitang, markasnya Majelis Ta’lim Ali Al-Habsyi Kwitang. Kali ini, masih di sekitar Jalan Habib Ali Kwitang dan Jalan Usman Harun (d/h Jalan Kramat Kwitang), saya dan seorang kawan kreator konten, Bang Sigit, ikutan Pak Candrian Attahiyat, suhunya cerita masa … Read moreCerita dari Kramat Kwitang