Saya dan Depresi #3 – Memelihara Harapan

Ketika depresi datang, yang paling dulu hilang sering kali bukan kebahagiaan, melainkan keyakinan bahwa hidup masih menyimpan sesuatu untuk dinanti. Harapan terasa jauh, asing, bahkan mustahil dipelihara.

Artikel ini membahas bagaimana harapan dipelihara bukan saat hidup terasa mudah, tetapi justru ketika segalanya tampak gelap.

Saya dan Depresi #2 – Diagnosis dan Intervensi

Melanjutkan perjalanan #sayadandepresi dari catatan sebelumnya. Serangan depresi pertama datang di 2012, emosi saya hampir sepenuhnya berupa sedih. Setelah membaik, saya sempat menyimpulkan, wajar saja kalau waktu itu saya jatuh ke depresi. Ada tekanan mental kuat dari sebuah urusan yang menggantung. Namun begitu masalahnya selesai, gejalanya ikut mereda. Lama sekali tidak muncul lagi, sampai serangan … Read moreSaya dan Depresi #2 – Diagnosis dan Intervensi

Saya dan Depresi #1 – Agama dan Bunuh Diri

Beberapa hari lalu Kompas menerbitkan artikel yang bahkan baru muncul notifnya, belum baca artikelnya, saya udah nangis duluan. Ada wilayah sunyi dalam diri manusia yang tidak terlihat dari luar. Tempat di mana logika, nasihat, bahkan keyakinan, tidak selalu terdengar jernih. Ini adalah wilayah yang mungkin sulit dibayangkan oleh orang-orang yang tak pernah berada di (meminjam … Read moreSaya dan Depresi #1 – Agama dan Bunuh Diri