Jejak Sejarah Jakarta di TPU Petamburan

Menutup rangkaian cerita dari Petamburan, rupanya bukan hanya cerita tentang mausoleum megah yang tertinggal di sana. Mengingat TPU Petamburan adalah komplek makam tua yang sudah ada sejak jaman kolonial belanda, maka ada jejak-jejal sejarah lain di sana. Di sisi barat, kita akan menjumpai makam Khouw Kim An, ia adalah sepupu dari Khouw Oen Giok yang … Read moreJejak Sejarah Jakarta di TPU Petamburan

Mausoleum OG Khouw, Kemewahan Tersembunyi di Petamburan

Kamu pasti sudah tahu kan, salah satu bangunan yang masuk ke dalam daftar keajaiban dunia, Taj Mahal, adalah mausoleum atau monumen makam, bentuk penghormatan dan persembahan cinta mendalam Maharaja Mughal Shah Jahan kepada istrinya yang meninggal saat melahirkan, Mumtaz Mahal. Tapi tahukah kamu, meski tak se-‘ajaib’ Taj Mahal di India, di Jakarta juga ada lho, … Read moreMausoleum OG Khouw, Kemewahan Tersembunyi di Petamburan

Nyok, Kenalan Sama Kampung Ondel-ondel di Jakarta

Sebelum Ondel-ondel resmi dilarang digunakan sebagai sarana ngamen, ke mana pun kita pergi ke seluruh penjuru Jakarta, rasanya mudah untuk bertemu rombongan Ondel-ondel yang diarak berombongan lengkap dengan musik pengiringnya. Belakangan, saya lebih mudah menemukannya di daerah pinggiran. Kalau pun bertemu di tengah kota, lebih sering dalam kondisi sedang diangkut untuk dikirim ke sang pemesan. … Read moreNyok, Kenalan Sama Kampung Ondel-ondel di Jakarta

Merasakan Kembali Kehidupan Bupati Terkaya di Bumi Kaler Sumedang

Tuntas mengelilingi alun-alun, yuk kita nyeberang ke selatannya! Ada apa di sana? Sesuai dengan konsep catur gatra tunggal di Alun-alun Sumedang yang saya ceritakan kemarin, maka di bagian selatannya kita akan menemukan bangunan pemerintahan. Andai dulu Sumedang Larang tidak diakuisisi Mataram Islam, bisa jadi kita akan berkunjung ke keraton. Tapi karena pasca bergabung pada Mataram, … Read moreMerasakan Kembali Kehidupan Bupati Terkaya di Bumi Kaler Sumedang

Alun-alun Sumedang, Suasana Jawa di Tatar Sunda

Jalur masuk ke Sumedang dari arah Jakarta atau Bandung, sekarang ada dua, tol dan non tol. Keduanya akan bertemu di titik yang sama, simpang Tugu Mahkota Binokasih. Dari sini tinggal meluncur ke arah timur, kita akan langsung bertemu dengan pusat kota, Alun-alun Sumedang. Agak kaget juga saya, terakhir lewat, sekitar empat tahun lalu, suasananya belum … Read moreAlun-alun Sumedang, Suasana Jawa di Tatar Sunda