Ngamplang, Charlie Chaplin Was Here

Pasca diberlakukannya Agrarische Wet 1870 (Undang- Undang Agraria) yang memberikan kebebasan dan jaminan keamanan kepada para pengusaha (investor), mulai lah bermunculan perkebunan-perkebunan swasta berskala besar, termasuk di Garut. Salah satunya adalah Perkebunan Cisaruni, Cikajang rintisan K.F. Holle yang saya kunjungi kemarin. Tumbuh pesatnya sektor perkebunan ini akhirnya diikuti oleh pembangunan infrastruktur, hingga akhirnya dibukalah jalur kereta … Read moreNgamplang, Charlie Chaplin Was Here

Jalur Kereta Cibatu-Garut-Cikajang, Jawa Barat

Kesuksesan perkebunan teh yang didirikan Holle di Cisaruni, Giriawas mengawali gelombang masuknya pengusaha Belanda, Italia, Jerman, Inggris, dan Cina yang membuka perkebunan-perkebunan baru di Cilawu, Cisurupan, Pakenjeng, Cisompet, Cikelet, dan Pemeungpeuk, setelah diberlakukannya peraturan tentang agraria. Mulai muncul masalah ketika  hasil pertanian dan perkebunan seperti teh, kopi dan kina, semakin bertambah pesat  karena tingginya permintaan … Read moreJalur Kereta Cibatu-Garut-Cikajang, Jawa Barat

Rumah MT Harjono, Saksi Sejarah Peristiwa 65

Jakarta mendung gelap ketika saya tiba di sebuah rumah tua. Fasad dan ukuran rumahnya terbilang cukup sederhana untuk kawasan Menteng. Kesan pertama yang muncul adalah suasana adem ayem tentrem, nyaman untuk dihuni. Namun setelah masuk, bayangan rekaman gambar di film yang dulu jadi tayangan wajib setiap malam 1 Oktober melintas kembali. Ketukan dini hari di … Read moreRumah MT Harjono, Saksi Sejarah Peristiwa 65

Teh Hitam dari Cisaruni, Garut

Ini bukan tumpukan zak semen. Kemasan karung kertas ini berisi teh hitam berkualitas produksi Perkebunan Teh Cisaruni yang menghampar indah di kaki gunung Cikuray, Cikajang, Garut, Jawa Barat. Dari apa yang saya temui di lokasi, sepertinya masyarakat setempat lebih sering menyebutnya sebagai Kebun Teh Giriawas, sesuai lokasinya. Perkebunan Teh Cisaruni didirikan pada tahun 1862 oleh … Read moreTeh Hitam dari Cisaruni, Garut

Hello, Tuan Holle!

Kalau Pangalengan punya Bosscha, Gambung punya Kerkhoven, terakhir ke Subang saya ‘bertemu’ Hofland, selanjutnya saya ke Garut untuk berkenalan dengan Tuan Holle. Nama lengkapnya Karel Frederik Holle, salah satu Preangerplanters (pengusaha perkebunan di Priangan) yang sukses dan juga tercatat memiliki peran cukup penting dalam banyak aspek perkembangan wilayah Garut. Holle hijrah ke Hindia Belanda pada … Read moreHello, Tuan Holle!