Teh Hitam dari Cisaruni, Garut

Ini bukan tumpukan zak semen.

Kemasan karung kertas ini berisi teh hitam berkualitas produksi Perkebunan Teh Cisaruni yang menghampar indah di kaki gunung Cikuray, Cikajang, Garut, Jawa Barat. Dari apa yang saya temui di lokasi, sepertinya masyarakat setempat lebih sering menyebutnya sebagai Kebun Teh Giriawas, sesuai lokasinya.

Perkebunan Teh Cisaruni didirikan pada tahun 1862 oleh Karel Frederick Holle, dulunya bernama Perkebunan Teh dan Kina Waspada. Perkebunan yang sekarang berada dalam pengelolaan PT. Perkebunan Nusantara VIII, bersama dengan perkebunan-perkebunan lain yang dikelola oleh trah Preangerplanters menjadi salah satu aset penghasil teh hitam berkualitas yang sangat diperhitungkan di masa kolonial hingga hari ini.

Ini adalah perkebunan teh kesekian yang saya kunjungi, dan baru kali ini berkesempatan mengintip dan sedikit belajar alur produksi teh.

Di balik tugu/monumen Holle, di sebuah bangunan berwarna oranye itu teh hitam Cisaruni diproduksi. Sebelum sampai di teko kita untuk diseduh, pucuk daun teh melewati banyak tahap. Mulai dari pemetikan, pelayuan, oksidasi, sortasi dan pengepakan.

Bagan alur produksi berikut saya pinjam dari Kompas.ID,

Dan ini adalah mesin-mesin dan peralatan yang menunjang proses produksi.

Sayangnya, saat saya berkunjung, pabrik sedang istirahat. Jadi, yang bisa saya lihat hanya sisa-sisa produksi sebelumnya. Pabrik bukan sedang libur, tapi memang dihentikan karena bahan baku pucuk teh tidak mencapai kuota minimal produksi.

Di waktu-waktu di mana hujan mulai jarang, pucuk daun teh memang agak berkurang regenerasinya. Jumlah yang bisa dipetik dengan sendirinya juga banyak berkurang. Sementara menunggu hasil pemetikan pucuk daun teh kembali normal, produksi bergabung dengan pabrik lain.

Teh hitam Garut ini sudah diekspor sejak masa kolonial, sejak dulu hingga kini hanya diekspor dalam bentuk curah. Saya agak sedih membayangkan kemungkinan tehnya kembali/masuk lagi ke Indonesia dari luar negeri dengan kemasan dan brand mentereng, dan tentunya dengan harga yang lebih mahal. Mudah-mudahan bayangan saya salah.

Perkebunan dan pabriknya bisa dikunjungi, berbarengan dengan saya kemarin ada rombongan siswa sekolah dan prajurit TNI yang nampaknya sedang latihan. Akses menuju lokasi mudah, jalannya bagus, mobil bisa parkir hingga ke dekat kebun dan pabrik. Pengelolaannya saja yang masih kurang baik, tidak ada tiket masuk resmi, langsung bayar ke satpam, yang entah jadi pemasukan pihak siapa ๐Ÿ˜. Semoga ke depan bisa jadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Garut.

๐Ÿ“Perkebunan Teh Cisaruni
Giriawas, Cikajang, Garut
Jawa Barat

Leave a Comment